Gerakan GISA, 98,59 % Penduduk Kota Sawahlunto Rekam Data

Silletnews.com, Sawahlunto – Kota Sawahlunto dinobatkan menjadi Daerah Paling tinggi persentase rekam kependudukan di Sumbar, yaitu mencapai 98,59 atau hanya tinggal 654 orang lagi yang belum rekam data.

“Walau Kota ini merupakan Kota nomor dua kecil di Sumbar setelah Padang Panjang, namun rekam penduduk Kota ini merupakan yang tertinggi di Sumbar yaitu mencapai 98,59 persen,” ungkap Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Sumbar, Nofrial saat launching Gerakan Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan (GISA) Di Lapangan Segitiga, Kota Sawahlunto, Rabu (5/12/2018)

“Daerah yang memiliki penduduk banyak jangan terlalu bergembira kalau data yang diberikan pada Capil tidak valid. Kita ingin Kota ini jadi percontohan daerah lain supaya bisa meningkatkan rekam data di Kawasan Sumbar lainnya,” ujarnya.

Dia mengharapkan, 654 orang yang belum rekam data agar diperjelas statusnya hingga 31 desember mendatang “Apakah meninggal dunia atau pindah, saya harap Pemerintah Kota, Pemerintah Desa atau kelurahan dan masyarakat agar dapat menjadi pelopor lengkapnya perekaman data di Sawahlunto,” imbuhnya.

Kepala Disdukcapil Sawahlunto, Lelis Efriyenti bersama Sekretaris Daerah, Rovanly Abdam dan Ketua DPRD Adi Ikhtibar mengatakan dalam upaya pemenuhan 654 orang yang belum rekam data tersebut pihaknya diantaranya juga mendirikan beberapa stand pelayanan pada masyarakat dilapangan segitiga hingga malam nanti.

Selain itu, katanya, Disdukcapil juga bekerja sama dengan beberapa Desa, Kelurahan dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dalam mencapai pemenuhan rekam data tersebut dengan penandatanganan Mou saat launching GISA digelar.

“Hal ini kita harapkan dapat menjadi langkah baik Kota Sawahlunto dalam mencapai pemutakhiran data sepenuhnya warga Kota. Karena data yang akan diambil tersebut juga merupakan kebutuhan primer masyarakat, segala urusan akan lancar jika data kita sudah lengkap, baik juga dalam pemenuhan data Kelahiran, Kartu Keluarga (KK), Kartu Identitas Anak (KIA), Akta Kematian ataupun akta Nikah,” pungkasnya.(SN.Atn)

BAGIKAN