Ikon Kota Batam, Hotel Dilarang Tutupi Bukit Clara

–, Batam – Pemerintah Kota Batam melarang pengembang membangun apartemen dan hotel yang dapat menutupi Bukit Clara, karena daerah itu merupakan ikon kota dengan tulisan besar “Welcome to Batam,”.

“Saya sudah ingatkan supaya bangunan tidak lebih tinggi dari tulisan ‘Welcome to Batam’, karena itu akan menutupi tulisan yang sudah menjadi ikon kota tersebut,” kata Kepala Badan Penanaman Modal-Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Batam Gustian Riau, di Batam, Selasa.

Ia menegaskan tidak akan mengeluarkan Izin Mendirikan Bangunan selama pembangunannya untuk hotel atau apartemen yang tinggi.

Kecuali pihak pengembang merubah pembangunan hotel atau apartemen menjadi perumahan yang masing-masing rumah maksimal berdiri dua tingkat, agar tidak menutupi ikon kota.

Gustian mengingat, saat awal perencanaan pembangunan, pengalokasian lahan di depan Bukit Clara untuk Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum. Namun, tiba-tiba berubah menjadi hotel atau apartemen.

“Dulu PL yang diberikan BP Batam ke PT Cipta itu peruntukannya adalah pom bensin, tapi sekarang sudah berubah jadi hotel. Tentu kalau hotel akan dibangun beberapa tingkat,” kata dia.

Tulisan “Welcome to Batam” yang berdiri di atas Bukit Clara menjadi ikon kota dan tempat destinasi pariwisata favorit wisatawan dalam dan luar negeri.

Tulisan “Welcome to Batam” sengaja dibangun dalam ukuran besar, agar dapat terlihat dari tengah laut, saat kapal veri dari Singapura dan Malaysia memasuki perairan Batam saat hendak berlabuh di Pelabuhan Internasional Batam Center.

Setiap hari, selalu ada wisatawan yang mengambil gambar dengan latar belakang “Welcome to Batam”, termasuk di sekitar lahan untuk hotel atau apartemen itu. (mb/antara)

BAGIKAN