Kasihan! Amsakar Dapat Laporan Palsu, Dump Truk PT Silma Masih Beroperasi

–, Batam – Menyangkut masalah rekalamasi, Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad dinilai mendapatkan laporan tidak sesuai kenyataan yang terjadi dilapangan. Sebab, dalam beberapa kesempatan wawancara dengan sejumlah wartawan, Amsakar mengatakan bahwa aktivitas reklamasi sudah berhenti berdasarkan laporan dari Sekretaris Tim 9, Dendi Purnomo.

Ternyata laporan tersebut sangat bertolak belakang dengan kenyataan yang terjadi. Aktivitas reklamasi malahan semakin terang-terangan pada malam hari di kawasan Pantai Batam Centre.

“Pak Dendi sudah sidak kelapangan tempat yang disinyalir masih berlangsung aktivitas reklamasi dan tidak ditemukan truk-truk di sana” kata Amsakar ketika ditanya seputar reklamasi beberapa hari lalu.

Padahal sidak yang katanya dilakukan oleh Dendi Purnomo tersebut tidak pernah ada. Bahkan janji Dendi yang akan turun bersama dengan melihat aktivitas reklamasi, tidak jadi dengan alasan yang tidak jelas.

“Nanti habis Safari Ramadhan saya akan turun ke lokasi,”katanya melalui pesan singkat. Namun ketika dikonfirmasikan melalui ponselnya tentang batalnya rencana sidak pada malam hari, Dendi tidak meresponnya.

Padahal malam itu, selasa (8/6), berdasakan pantauan sekitar pukul 23.30 wib aktifitas dump truck warna putih yang diduga milik PT Silma Sunter Agung masih beroperasi membawa tanah ke lokasi reklamasi di Kawasan Pantai Ocarina, Batam Centre.

Begitu juga pada malam-malam berikut, tidak ada tanda-tanda aktifitas reklamasi tersebut berhenti. Tanah-tanah timbunan untuk reklamasi itu diangkut dari proses cut and fill bukit Baloi Kolam Simpang Jam. Puluhan dump truk itu bahkan dengan leluasa konvoi 7 hingga 10 unit saling kejar-kejaran melewati jalan Simpang depan BNI Sei Panas.

Bekas-bekas tanah yang tercecer dijalan juga sangat jelas membuktikan bahwa reklamasi masih berjalan. Menariknya lampu jalan disepanjang Simpang jam-Ocarina juga telihat padam, belum diketahui apakah ada unsur kesengajaan atau tidak.

Dirut PT. Silma Sunter Agung, Yuhendri ketika dikonfirmasikan tentang aktifitas dump truk miliknya yang masih beroperasi, membenarkan hal tersebut. “Iya, kenapa memangnya kalau masih beroperasi,”jawabnya dengan nada ketus ketika dikonfirmasikan Jumat, (11/6).

Berdasarkan fakta tersebut dapat diketahui bahwa pernyataan Amsakar tentang Dendi yang telah sidak pada malah hari melihat aktifitas rekalamasi tersebut tidak benar adanya. Amsakar telah mendapat informasi yang tidak benar tentang proses aktifitas reklamsi. (mb/edj)

BAGIKAN