Kasus Pencabulan Anak Dibawah Umur, Jimpik Divonis 1 Tahun 6 Bulan, Jaksa Banding

Silletnews.com, Sawahlunto – Asnin panggilan Jimpik, terdakwa kasus pencabulan anak di bawah umur divonis dengan pidana penjara selama 1 tahun 6 bulan dan denda sejumlah Rp 800 Juta dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar diganti dengan pidana kurungan selama 1 bulan oleh Pengadilan Negeri Sawahlunto, Kamis (31/1/2019) lalu.

Menurut Jaksa Penuntut Umum (JPU) Untung Syah Putra, SH, bahwa vonis yang dijatuhkan oleh majelis hakim lebih ringan dari tuntutan JPU yang meminta agar terdakwa dijatuhi hukuman penjara selama 5 tahun 6 bulan dan denda Rp1 Miliar subsider 3 bulan. “Kami banding,” kata Untung Syah Putra, SH ketika dikonfirmasi via telepon seluler, Jumat (15/2/2019).

Adapun hasil Putusan tersebut sebagai berikut:

1. Menyatakan terdakwa Asnin panggilan Jimpik telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana “membujuk Anak untuk melakukan Perbuatan Cabul”.

2. Menjatuhkan pidana kepada Terdakwa Asnin panggilan Jimpik oleh karena itu dengan pidana penjara selama 1 (satu) tahun dan 6 (enam) bulan dan denda sejumlah Rp800.000.000,00 (delapan ratus juta rupiah) dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar diganti dengan pidana kurungan selama 1 (satu) bulan.

3. Menetapkan masa penangkapan dan penahanan yang telah dijalani oleh Terdakwa dikurangkan seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan.

4. Memerintahkan Terdakwa untuk ditahan.

5. Menetapkan barang bukti berupa:
1 (satu) helai pakaian stelan baju celana kombinasi warna biru dan putih.
1 (satu) helai kaos singlet warna putih merk POLY ukuran 36.
1 (satu) helai kain sarung bermotif kotak-kotak warna biru.
Dirampas untuk dimusnahkan.

6.Membebankan kepada Terdakwa membayar biaya perkara sejumlah Rp3.000,00 (tiga ribu rupiah).

Info lebih lengkap dengan nomor perkara 66/Pid.Sus/2018/PN SWL dapat anda kunjungi situs resmi Sistem Informasi Penelusuran Perkara Pengadilan Negeri Sawahlunto di http://sipp.pn-sawahlunto.go.id. (SN.Anton)

BAGIKAN