Kawat Jembatan 1 Barelang Putus

–, Batam – Kabel pada Jembatan I Barelang, Kota Batam putus meskipun secara umum kondisi tersebut belum mempengaruhi kekuatan jembatan yang diresmikan pada pertengahan 1990.

“Iya, info yang benar pada satu ‘cable stay bridge’ yang didalamnya terdapat ’90 cable strand’ dimana setiap strand di dalamnya terdapat delapan ‘wire’. Ada dua ‘wire’ yang putus,” kata Direktur Promosi dan Humas Badan Pengusahaan (BP) Batam Purnomo Andiantono di Batam, Kamis.

Jembatan tersebut dibangun oleh Ototita Batam (Sekarang BP Batam) bersama dengan lima jembatan lain yang menghubungkan Pulau Batam hingga Galang Baru. Saat ini perawatannya nenjadi tanggung jawab Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat serta BP Batam.

Jembatan Satu Barelang atau Fisabilillah membentang 642 meter, merupakan jembatan gantung dengan menggunakan kabel dilengkapi dua tiang setinggi 118 meter dan bentang utamanya adalah 350 meter.

“Sebenarnya saat ini sedang dalam perawatan dan perbaikan menggunakan konsultan dari Korea. Namun itu bukan karena diketahui ada kabel yang putus,” kata dia.

Proses perawatan dan perbaikan yang ada di lapangan, kata dia, dari hasil penelitian tim beberapa waktu yang lalu terhadap kondisi secara umum pada Jembatan Barelang.

“Untuk penggantian kabel yang putus masih perlu dicek lagi mengenai harga dan metodenya, karena material dan kabel semua dari luar negeri. Meskipun ada yang putus, namun kondisi jembatan masih aman,” kata Purnomo.

Selama ini, kata dia, banyak masyarakat yang berhenti di atas jembatan. Kerusakan-kerusakan pada kabel yang terkelupas dan terbakar juga karena ulah pengunjung yang tidak bertanggung jawab.

“Hal-hal itu bisa menyebabkan korosi sehingga bisa jadi kekuatan kabel berkurang. Ditambah lagi banyak kendaraan berhenti di atas jembatan sehingga bebannya meningkat,” kata dia.

Ia mengimbau masyarakat sadar dan tidak merusak karet pada kabel-kabel pada Jembatan Barelang agar kerusakan tidak semakin parah. (Mb/Antara)

BAGIKAN