Kepala Perwakilan Media Diancam Bahkan akan Dibunuh Atas Pemberitaan yang Terbit

Pimpinan Redaksi Silletnes.com (doc)

Silletnews.com, Batam – Wartawan sekaligus Kepala Perwakilan  Media Silletnews.com Sumatera Barat Anton Saputra, mendapatkan intimidasi dan ancaman, bahkan akan dibunuh oleh salah satu Oknum Kepala Desa Muaro Kalaban berinisial M, di Kota Sawahlunto, Sumatera Barat pada Kamis (9/8/2018) sore.

Ancaman yang diterima, terkait pemberitaan “Sebanyak 27 Desa Terindikasi Dugaan Korupsi di Kota Sawahlunto” dengan narasumber Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Sawahlunto Elianto Nainggolan.

Baca juga : Sebanyak 27 Desa Terindikasi Dugaan Korupsi di Kota Sawahlunto

Sebagai perimbangan pemberitaan dalam mencerdaskan pembaca, tentunya awak media melakukan komfirmasi atau keterangan kepihak terkait seperti Kepala Inspektorat Yusmanidar dan Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat Desa, Perempuan dan Perlindungan Anak (PMD-PPA), Dedi Syahendry bahkan ke Kades atas dugaan yang disampaikan oleh Elianto Nainggolan.

Baca juga : Kepala Inspektorat Yusmanidar : Memang Ada Temuan Beberapa Desa

Terpisah, Redaksi Silletnews.com yang mendapatkan laporan dari Kepala Perwakilan Sumbar, maka hal ini menjadi perhatian yang sangat serius, terlebih salah satu narasumber menginginkan pemberitaan yang terbit harus dihapus, kemudian mengeluarkan nada ancaman kepalanya akan dicatuak (bacok) jikalau keinginannya tidak terpenuhi “Kalo tidak kau hapus beritanya, ku cari kau sampai dapat dan akan ku belah kepala kau”, ujar M kepada awak media melalui telpon seluler.

Menurut Pimpinan Redaksi Ismail Chaniago mengatakan, kebebasan kita dalam melakukan pemberitaan setiap terbit telah dilindungi oleh Undang-undang Pers, jikalau setiap pemberitaan merasa hal tersebut tidak benar adanya bisa menggunakan hak jawabnya.

“Kalau pemberitaan tersebut tidak benar, hak jawabkan ada,” kata Ismail

Mengenai ancaman, Ismail sangat menyayangkan atas kejadian tersebut, apalagi dia adalah seorang Kades, terlebih sampai mengeluarkan kata-kata yang tidak pantas bahkan mengencam Kepala Perwakilan Silletnews.com Sumbar atas pemberitaan yang terbit.

“Ini sangat serius, apalagi sampai mengancam akan membunuh, pihak kepolisian harus memberikan kepastian hukum terhadap anggota kita disana,” ujar Ismail.

Terkait laporan, redaksi mempercayai pihak Kepolisian Polres Sawahlunto untuk memproses oknum tersebut sesuai hukum yang berlaku, sehingga keadilan bisa ditegakkan demi mewujudkan kepastian hukum sebagai Warga Negara Indonesia (WNI).

“Kita percayakan kepada pihak penegak hukum, agar yang bersangkutan bisa diproses sesuai hukum yang berlaku,” ungkap Ismail.

Ismail berharap, semoga tidak ada lagi intimidasi bahkan ancaman terhadap wartawan yang sedang menjalankan tugasnya, memang ini bagian dari resiko sebagai jurnalis dalam menulis dan menyampaikan karyanya.

“Harapan kita, semoga tidak akan terjadi lagi intimidasi bahkan ancaman, kami yakin pihak-pihak yang menjadi narasumber pemberitaan merupakan orang-orang yang bijak dan cerdas dalam menyikapi disetiap pemberitaan atas dirinya ataupun dalam memberikan keterangan,” ungkap Ismail

Sebagaimana diketahui kebebasan Pers dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 adalah

Pasal 2 : Kemerdekaan pers adalah salah satu wujud kedaulatan rakyat yang berasaskan prinsip-prinsip demokrasi, keadilan, dan supremasi hukum.

Pasal 3 ayat (1): Pers nasional mempunyai fungsi sebagai media informasi, pendidikan, hiburan, dan kontrol sosial.

Pasal 6 :  Pers nasional melaksanakan peranannya. (SN.Redaksi)

BAGIKAN