Tol Trans Sumatera Sudah Bisa Dipakai Mudik Lebaran

–, Jakarta – Pembangunan jalan Tol Trans Sumatera terus berjalan. Ada dua ruas tol yang sudah bisa dilalui pemudik Lebaran tahun ini.

“Sudah bisa, jadi Bakaheuni-Terbanggi Besar itu bisa dan Indralaya-Palembang bisa. Dua ruas itu untuk mudik, pokoknya bisa dipakai sebelum Lebaran,” kata Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, di Istana Negara, Jakarta, Senin (6/6).

Basuki mengaku akan kembali mengecek dua ruas tersebut dua pekan sebelum Lebaran. Ia ingin memastikan ruas tersebut sudah bisa dipakai jalur mudik.

“Kalau sudah ada talangan ya sudah jalan, belum diuji coba. Ya nanti, rencananya saya dua minggu sebelum lebaran saya akan cek lagi,” jelasnya.

-Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengecek langsung perkembangan pembangunan Tol Trans Sumatera awal bulan ini. Tol Trans Sumatera merupakan salah satu proyek infrastruktur prioritas pemerintah hingga 2019 mendatang.

Data terbaru yang diterbitkan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PU dan Perumahan Rakyat, secara rinci masing-masing ruas tol di Pulau Sumatera ini telah menujukkan perkembangan yang cukup positif.

Pertama, ruas tol Medan-Binjai sepanjang 16,72 km. Tanggung jawab pembangunan ruas tol ini diserahkan ke PT Hutama Karya. Proses pembebasan lahan telah mencapai 70% atau sekitar 11,7 km, sedangkan perkembangan konstruksi mencapai 7,9%. Rincian pengerjaan konstruksi, seksi I masih dalam persiapan, seksi II mencapai 4,8%, dan seksi III mencapai 16,6%.

Kedua, ruas tol Pekan Baru-Kandis-Dumai sepanjang 131 km. Tanggung jawab pembangunan ruas tol ini diserahkan ke PT Hutama Karya. Saat ini dalam persiapan konstruksi sembari menunggu kesiapan lahan yang saat ini telah terbebas 19,5%.

Ketiga, ruas tol Palembang-Indralaya sepanjang 22 km. Tanggung jawab pembangunan ruas tol ini diserahkan ke PT Hutama Karya. Proses pembebasan lahan telah mencapai 49,09% atau sekitar 10,8 km. Sedangkan pembangunan konstruksi telah mencapai total 10,35% dengan rincian, seksi I telah mencapai 15,531%, seksi II tengah menunggu kesiapan lahan dan seksi III telah mencapai 4,65%.

Keempat, ruas tol Bakauheni-Terbanggi Besar sepanjang 140 km. Tanggung jawab pembangunan ruas tol diserahkan ke Hutama Karya. Proses pembebasan lahan mencapai 18,02% atau sekitar 25,23 km. Kegiatan konstruksi yang dilakukan pada paket 1 telah mencapai 1,16%, paket 2 mencapai 3,53%, Paket 3 dan 4 dalam persiapan konstruksi sembari menunggu kesiapan lahan.

Kelima, ruas tol Kayu Agung-Palembang-Betung sepanjang 111 km akan dilepas penuh ke pihak swasta. Saat ini prosesnya tengah dalam rangkaian lelang investasi untuk mencari investor paling kompeten menggarap ruas ini.

Keenam, ruas Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi sepanjang 61,70 km. Tanggung jawab pembangunan ruas tol ini diserahkan ke PT Jasamarga Kualanamu Toll. Proses pembebasan lahan telah mencapai 85,98%. Kegiatan konstruksi jalan tol yang terdiri dari 6 seksi pekerjaan ini telah mencapai perkembangan 6,01%.(mb/detik)

 

BAGIKAN